NGINTIP, JADI BINTITAN? MALU DONG!
Pernah tidak kalian merasakan ada sesuatu yang telah mengganjal daerah mata, entah itu berada pada bagian bawah maupun bagian atas. Setelah mengeceknya didepan cermin ternyata "wah aku bintitan." Dengan munculnya bintitan ini pasti orang-orang berpacu pada sebuah mitos yang mengatakan bahwa bititan terjadi karena "suka ngintip." Suka ngintip? Aduh, ngintip apa ni hayo? Ngintip kucing melahirkan? Dan terus menerus pertanyaan mengenai "intip-mengintip" mengalir, pasti malu dong?
Sebenarnya apasih definisi dari bintitan itu sendiri? Bintitan atau yang dalam bahasa medis disebut hordeolum adalah kondisi ketika bintil menyakitkan yang mirip jerawat atau bisul tumbuh di tepi kelopak mata. Sebagian besar bintitan hanya muncul pada salah satu mata. Pada umumnya, bintitan disebabkan oleh masuknya bakteri Staphylococcus aureus, sel kulit mati, atau kotoran yang menyumbat kelenjar minyak pada kelopak mata. Akibatnya, kelopak mata jadi membengkak, terasa mengganjal, dan seringnya terasa sakit.
Selain itu, stres dan perubahan hormonal juga bisa menjadi penyebab mata bintitan. Saat merasa lelah dan stres, tubuh akan memproduksi zat kimia dan hormon tertentu secara berlebihan dan memicu timbulnya mata bintitan.
Disamping munculnya bintitan ini disebabkan oleh bakteri, bintitan juga bisa muncul karena perilaku kita yang kurang menjaga kebersihan, terutama kebersihan daerah mata. Berikut adalah perilaku yang dapat memicu bintitan pada mata:
- Tidak mencuci tangan dan langsung menyentuh daerah mata
- Tidak membersihkan make up ketika hendak tidur
- Memakai lensa kontak (softlens) yang kurang higienis
- Memakai make up bergantian sehingga menyebabkan iritasi
- Malas mencuci muka
- Mengalami blefaritis, yaitu peradangan kronis pada kelopak mata
Setelah mengetahui pemicu bintitan pada mata, maka diperlukan pula cara untuk mengatasi bintitan pada mata. Dalam mengatasi bintitan sebaiknya menggunakan bahan alami, karena mengingat bintitan terjadi pada daerah mata yang cenderung rawan, dan alangkah baiknya untuk ditangani menggunakan bahan alami yang tidak memiliki efek samping sebagai berikut:
1. Kompres Air Hangat
Cara ini sudah dikenal sejak lama untuk hilangkan mata bintitan. Siapkan kain lembut yang sudah direndam di air hangat (jangan terlalu panas, tapi sebaiknya jauh lebih hangat dari suhu ruangan). Kompres pada mata bintitan selama 15 sampai 20 menit.
2. Kompres Teh
Untuk efek yang lebih cepat dan efektif, kompres air hangat dapat diganti dengan kompres teh. Kompres teh hijau atau teh kamomil terbukti paling baik untuk menangani mata bintitan. Ini karena teh hijau dan teh kamomil memiliki fungsi antibakteri yang bisa meredakan infeksi. Kompres pada mata bintitan selama 15 menit dan dapat diulang sesuai dengan kebutuhan.
3. Lidah Buaya
Lidah buaya kaya akan kandungan mineral, vitamin, enzim, dan berbagai senyawa lain yang berguna sebagai analgesik atau pereda nyeri, antibakteri, dan antivirus. Maka, lidah buaya adalah salah satu solusi yang efektif untuk hilangkan mata bintitan. Siapkan daun lidah buaya dan belah untuk mengambil getah atau lendirnya dengan cotton bud.
4. Daun Ketumbar
Membersihkan mata yang bintitan dengan daun ketumbar ternyata ampuh untuk meredakan infeksi dan pembengkakan. Daun ketumbar berkhasiat sebagai anti peradangan, antibakteri, antijamur, dan antivirus sehingga mata bintitan yang disebabkan oleh kotoran dan bakteri akan hilang lebih cepat. Rebus sejumput atau satu sendok teh daun ketumbar dengan setengah cangkir air. Kemudian tiriskan dan tunggu hingga agak dingin. Setelah itu, usapkan daun ketumbar pada mata yang bintitan.
5. Air Garam
Garam memiliki kandungan magnesium yang ampuh membunuh bakteri dan mengurangi rasa sakit akibat infeksi pada mata bintitan. Untuk memanfaatkan garam sebagai antiseptik alami, larutkan garam dalam air hangat dan aduk hingga rata. Aplikasikan larutan garam dengan kapas dan kompreskan pada mata yang bintitan selama 15 hingga 20 menit.
Nah, sekarang sudah lengkap deh. Tidak ada lagi mitos yang mengatakan bahwa mata bintitan itu disebabkan oleh "suka ngitip" ya dan tidak perlu malu lagi teman-teman! Dan bagi kalian yang sering mengalami bintitan, jagalah kebersihan mata. Meskipun sudah diberikan cara untuk mengatasi bintitan pada mata, namun alangkah baiknya untuk mencegah sebelum mengobati bukan?
Yuk jaga kebersihan dan "Bye bye tukang ngintip!"

Comments
Post a Comment