SAY NO TO HOAX
Hallo sahabat semuanya! Siapa sih diantara kalian semua yang tidak mengenal kata “HOAX”? Apakah justru kalian wahai generasi milenial yang malah ikut-ikutan membuat hoax agar mengikuti trending (perkembangan jaman)? Setelah kalian membuat hoax dan menjadi trending, secara otomatis kalian juga akan menjadi terkenal dan followers sosial media kalian akan bertambah, benar bukan? Namun, apakah kalian tahu bahwa hoax (berita palsu) memiliki dampak yang sangat signifikan antara lain, merugikan suatu pihak, memberikan reputasi buruk, menyebarkan fitnah, dan informasi yang salah loh! Sangat berbahaya bukan?
Akhir-akhir ini memang benar bahwa dunia maya sedang digemparkan dengan adanya hoax yang dibuat maupun disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Seiring dengan berkembangnya teknologi dijaman sekarang membuat berita hoax ini dengan mudah menyebar luas di tengah masyarakat dan dengan mudah merubah pola pikir masyarakat khususnya di Indonesia. Ada berbagai berita hoax yang sering kita jumpai mulai dari kalangan artis papan atas hingga berita politik, terlebih politik pada saat ini sedang memasuki kontestasi politik. Pada masa pemilu ini, saling serang terhadap lawan politik bukanlah sebuah rahasia lagi, bahkan telah menjadi santapan hoax harian. Banyak oknum pendukung memanfaatkan momen ini sebagai ajang untuk berkampanye dengan cara menyerang pasangan calon lain dengan menyebarkan berita hoax dan ujaran kebencian. Yang paling di khawatirkan adalah terjadinya kerusuhan fisik di dunia nyata dan dapat mengganggu keamanan nasional.
Pada tanggal 17 April 2019 akan menjadi penentu pemimpin Negara Republik Indonesia selama 5 tahun kedepan. Apakah dengan terus menyebarkan hoax dapat menghasilkan hasil pemilu secara adil apabila masyarakat cenderung menjadi bersikap apatis atau tidak mau tau terkait urusan pemilu 2019, padahal partisipasi masyarakat inilah yang menentukan jalannya proses demokrasi. Karena salah satu indikator pemilu yang berkualitas dan bermartabat adalah dengan melihat jumlah partisipasi publik dalam menggunakan hak pilihnya. Seperti yang telah kita ketahui bahwa 5 tahun bukanlah waktu yang singkat, bayangkan saja bila Negara kita tercinta ini harus dipimpin dengan orang yang salah dan apabila hal tersebut terjadi, siapakah yang patut untuk dipersalahkan, ketika hoax yang kita sebar juga dapat mempengaruhi pemikiran masyarakat.
Dibalik munculnya masalah hoax ini, tentu saja memiliki jalan keluar yang dapat dilakukan untuk menyaring berita yang layak dipercaya dan mana yang tidak, khusunya yang berkaitan dengan pemilu 2019 yaitu menggunakan metode 3 langkah antisipasi hoax pemilu 2019 sebagai berikut:
1. Berhati-hatilah dengan judul yang provokatif
Berita hoax memang sering menggunakan judul yang provokatif agar terkesan sensasional, seperti langsung menunjuk pihak tertentu. Isinya pun diambil dari berita-berita resmi yang diubah sesuai dengan persepsi penulis hoax (berita palsu).
2. Cermati alamat situs web
Cermati alamat URL situs yang kalian akses, karena berita yang berasal dari situs media yang sudah diverifikasi oleh Dewan Pers akan mudah di pertanggung jawabkan. Dan apakah kalian tau bahwa Indonesia memiliki kurang lebih 43.000 situs, dari jumlah tersebut yang sudah terverifikasi sebagai situs berita resmi jumlahnya tidak sampai 300 situs. Jadi masih terdapat puluhan ribu situs yang tidak resmi, dan kalian sebagai generasi milenial harus dapat membedakannya dengan cerdas ya!
3. Periksa Fakta
Pemeriksaan terhadap fakta yang terjadi dapat melalui browsing, mencari tagu sumber yang berasal dari institusi resmi, bertanya atau kroscek kepada siapa saja yang dianggap dipercaya sehingga informasi yang didapat berimbang. Namun berita palsu yang tersebar terkadang mudah kita bedakan hanya menggunakan nalar dan logika saja. Ketika kita sebagai pengguna media sosial menilai berita yang disebarkan tidak logis, maka informasi yang didapat tidak perlu dihiraukan.
Nah, jadi gimana nih generasi milenial, masih yakin mau ngikut trending dan buat hoax? Sadar atau tidak hoax berpotensi untuk memecah belah loh! Dan tentunya diri kita sendiri juga merugi. Jadi mulai sekarang hindarilah membuat berita hoax, dan menyebarkan berita hoax hanya untuk mencari sebuah popularitas yang sifatnya hanya sementara. Sebagai generasi milenial yang cerdas, ayo kita bersama-sama bergandengan tangan bersatu menolak keras adanya berita hoax yang dapat meruntuhkan persatuan kita! Jadilah generasi milenial yang ikut ambil peran dalam mensukseskan pemilu 2019 yang damai, berkualitas, dan bermatabat serta terwujudnya keberlanjutan pembangunan Nasional.
Generasi milenial, hindari hoax, raih prestasi, mengharumkan Negeri!

Comments
Post a Comment