BOLEH GAK SIH MEMBUNYIKAN JARI JARI TANGAN?
Membunyikan sendi-sendi jari saat sedang pegal terkadang terasa melegakan, bahkan mungkin memuaskan. Namun, para dokter tidak menganjurkan kita terlalu sering membunyikan sendi-sendi jari karena menurut beberapa penelitian, kebiasaan ini bisa menimbulkan cedera. Seperti yang ditulis di WebMD, membunyikan sendi jari bisa menyebabkan tekanan negatif yang menarik gas nitrogen ke sendi, seperti saat jari berbunyi “krek”. Bunyi “krek” bisa juga terdengar jika tendon mengenai jaringan karena perubahan minor dalam jalur gesekannya. Ini bisa menyebabkan rusaknya massa otot dan perubahan gerak.
Menurut Annals of Rheumatic Diseases, apabila kebiasaan membunyikan sendi-sendi jari terus dilakukan, maka menyebabkan pembengkakan jari dan penurunan kekuatan tangan dalam memegang sesuatu sehingga kebiasaan ini dapat mengarah kepada gangguan fungsional tangan. Dan menurut ketua German Rheumatologist Association, membunyikan sendi-sendi jari secara terus menerus mengakibatkan rapuhnya tulang rawan dan kerusakan ligamen jari. Serta di dukung pula dari laporan dalam literatur medis tentang kecelakaan yang timbul akibat membunyikan sendi, American Journal of Orthopaedics mengatakan bahwa manipulasi dan paksaan untuk mendengar suara “krek” pada sendi-sendi jari dapat berujung pada cedera akut. Lalu, sebenarnya masih diperbolehkan kah membunyikan sendi-sendi jari ketika jari terasa pegal? Boleh, karena sendi yang berbunyi “krek” memang bertujuan untuk menyelaraskan persendian, namun apabila dalam frekuensi yang terlalu sering atau sudah menjadi kebiasaan maka akan terjadi dampak buruk dan lama kelamaan akan menjadi keausan pada sendi.
Menurut Annals of Rheumatic Diseases, apabila kebiasaan membunyikan sendi-sendi jari terus dilakukan, maka menyebabkan pembengkakan jari dan penurunan kekuatan tangan dalam memegang sesuatu sehingga kebiasaan ini dapat mengarah kepada gangguan fungsional tangan. Dan menurut ketua German Rheumatologist Association, membunyikan sendi-sendi jari secara terus menerus mengakibatkan rapuhnya tulang rawan dan kerusakan ligamen jari. Serta di dukung pula dari laporan dalam literatur medis tentang kecelakaan yang timbul akibat membunyikan sendi, American Journal of Orthopaedics mengatakan bahwa manipulasi dan paksaan untuk mendengar suara “krek” pada sendi-sendi jari dapat berujung pada cedera akut. Lalu, sebenarnya masih diperbolehkan kah membunyikan sendi-sendi jari ketika jari terasa pegal? Boleh, karena sendi yang berbunyi “krek” memang bertujuan untuk menyelaraskan persendian, namun apabila dalam frekuensi yang terlalu sering atau sudah menjadi kebiasaan maka akan terjadi dampak buruk dan lama kelamaan akan menjadi keausan pada sendi.
Oleh karena itu, bagi kalian yang merasa pegal setelah menulis, lebih baik melakukan beberapa cara merilekskan jari sebagai berikut:
1. Peregangan
Regangkan jari jari kalian dapat meredakan rasa sakit pada jari-jari. Caranya, kepalkan tangan, kemudian buka tangan dengan meregangkan jari-jarinya. Lakukan ini secara berulang-ulang.
2. Putar pergelangan tangan
Seringkali sendi-sendi jari dan pergelangan tangan sakit secara bersamaan. Untuk mengobatinya, bisa memutar pergelangan tangan. Kepalkan tangan dan putar searah jarum jam dan berlawanan dengan jarum jam.
3. Tarian jari
Kalian tentu sering menggerak-gerakkan jari untuk menakut-nakuti adik atau teman. Kalian dapat melakukan latihan itu untuk menyembuhkan nyeri sendi jari dengan mudah. Gerakkan tangan ke segala arah, atau mainkan tangan seperti sedang menaiki tangga atau memainkan piano. Lakukan ini dengan santai.
4. Menyatukan jari-jari tangan
Satukan jari tangan, kemudian tekan. Terkadang memberikan tekanan pada jari bisa membuat santai. Hal ini karena otot-otot santai dan membentang ketika menekan jari-jari. Regangkan jari selama sempat sampai 8 menit, kemudian ulangi hingga empat sampai lima kali.

Comments
Post a Comment