MENGINTIP KEPRIBADIAN "DIA" LEWAT GOLONGAN DARAH?



Hayo ngaku siapa yang suka ngintip-ngintipin atau bahasa gaulnya "kepo-in" kepribadian, kebiasaan, kesukaan, dan lain sebagainya tentang si "dia" lewat golongan darah? Siapa nih yang percaya kalau golongan darah itu bisa menentukan kepribadian kita? Sebenarnya apakah kemungkinan itu akurat, atau hanya kita yang terpengaruh oleh fakta tersebut? 

Golongan darah adalah ilmu pengklasifikasian darah dari suatu kelompok berdasarkan ada atau tidak adanya zat antigen warisan pada permukaan membran sel darah merah. Golongan darah tiap individu tidak sama. Perbedaan golongan darah dikelompokkan dalam tipe A, B, AB, atau O. Status rhesus (Rh) darah pun dibagi menjadi negatif dan positif. 

Namun bagi yang mempercayai kemungkinan bahwa golongan darah A adalah adalah orang yang sabar, cinta damai, dan setia. Golongan darah B memiliki rasa ingin tahu tinggi dan fokus yang baik. Golongan darah AB mampu mengedepankan logika, dan golonhan darah O adalah orang-orang yang sangat jujur dan membenci kebohongan. Faktanya, katakter yang telah disebutkan sesuai penggolongan darah diatas adalah MITOS.

Pembacaan kepribadian melalui golongan darah ini adalah kepercayaan masyarakat di Jepang dan negara-negara Asia Timur lainnya bahwa golongan darah ABO seseorang atau ketsueki-gata dapat digunakan untuk menentukan kepribadiannya, sifatnya, dan kesesuaiannya dengan orang lain. Kepercayaan ini sama seperti kepercayaan di beberapa negara bahwa tanda astrologi (zodiak) dapat menentukan kehidupan seseorang. 

Terinspirasi dari rasisme ilmiah yang pernah ada di Eropa pada awal abad ke-20, golongan darah digunakan oleh masyarakat Jepang untuk melawan rasisme ilmiah. Kepercayaan masyarakat ini diawali oleh tulisan-tulisan Masahiko Nomi tahun 1970-an. Komunitas ilmiah dan akademik menganggap kepercayaan golongan darah ini sebagai takhayul belaka atau ilmu semu karena tidak punya dasar bukti yang kuat atau acuan terhadap kriteria yang teruji. 

Lalu, mengapa pembacaan kepribadian melalui golongan darah memiliki kesamaan dengan kepribadian kita meskipun sudah dinyatakan tidak ada hubungan antara golongan darah dan kepribadian? Atau bisa jadi penelitikah yang membuat kesalahan, hmm..

Jadi, hubungan antara golongan darah dan kepribadian ada karena tercipta sendiri (self-fulfilling) sebagai efek dari membaca ramalan golongan darah tersebut. Dari data yang sama pun muncul hasil yang saling bertentangan bahwa hubungan golongan darah dan kepribadian sebenarnya efek yang tercipta sendiri. Dalam dunia psikologis juga membeberkan mengenai efek barnum yaitu suatu fenomena psikologis ketika seseorang menganggap akurat deskripsi mengenai diri mereka yang seolah dibuat khusus untuk mereka, padahal deskripsi itu sebenarnya sangat umum sehingga dapat berlaku untuk banyak orang. Efek ini menjelaskan mengapa banyak orang percaya dengan praktik-praktik tidak ilmiah seperti astrologi, ramalan, grafologi, pembacaan aura dan beberapa jenis tes kepribadian.

Nah masih mau nih ngintipin sifat teman, saudara musuh, bahkan gebetan melalui golongan darah, atau memilih bertanya langsung? Alangkah baiknya bertanya langsung saja ya agar hasilnya lebih akurat, dan juga lumayan dong untuk yang tanya dengan gebetan! Jadi menambah bahan pembicaraan, dan tambah mendekatkan juga hehe..

Comments

Popular posts from this blog

Lomba Esai Berhadiah Jutaan Rupiah di Event FMBPI

FMBI SejutaCita, Festival Mahasiswa dan Pelajar Terbesar di Indonesia

Open Recruitment RelawanCita All Stars by SejutaCita